Selasa, 03 September 2013

Tentang Mimpi

Setelah beribu-ribu taun lamanya gue engga ga ngeblog, gue bakal balik lagi dengan ide ide yang lebih segar dan sungguh inovatif. Mungkin ga ada yang mau tau selama beberapa windu ini gue kemana aja. Tapi berhubung gue baik, gue bakal ceritain pengalaman gue selama menghilang dari kehidupan yang fana ini. #pretSebenernya selama ini gue selalu mencari arti kehidupan yang sesungguhnya, tanpa tau di mana. Ku lari ke hutan kemudian teriakku. Apeu :|


Tapi setelah gue ikut berkelana sama sun gokong mencari kitab suci ke barat, gue akhirnya bisa menemukan apa yang gue cari selama ini.
Yaitu tentang ambisi dan mimpi. Dalam bermimpi, kita harus punya ambisi yang kuat, agar mimpi itu tidak setengah setengah. Dan bermimpi di sini bukan berarti seperti yang sering orang orang MLM katakan pada korbannya. Seperti, “Anda punya mimpi? Bergabunglah bersama kami di gerakan perubahan.” Bukan yang seperti itu ya, oke? Okesip.
Kenapa bermimpi itu perlu?
Supaya menimbulkan semangat untuk kita menjalani hidup, menjadikan hidup kita lebih berkualitas. Mimpi itu seperti lampu yang berada di pinggir jalan dan menerangi ketika malam hari datang. Dengan adanya lampu itu, kita jadi bisa berjalan atau melintasi jalanan itu tanpa adaya ketakutan dari kegelapan malam yang menyeramkan. Kira-kira kaya gitu.
Mungkin tips tips di bawah ini dapat sedikt membantu buat kalian yang ingin bermimpi tapi ga tau harus mulai dari mana:
1.     
            1. Tentukan cita-cita
Pepatah kuno mengatakan “gantunglah cita citamu setinggi langit”. Apa yang kita cita-citakan 10 atau 20 taun ke depan, akan mempengaruhi tindakan kita yang sekarang.
Kalo kita bercita-cita menjadi seorang pengusaha sukses, atau menjadi seorang penulis. Tentu sekarang kita tidak akan males-malesan atau tidur tiduran kemudian ketiduran sampai malam hari.

 2. Tuliskan mimpi tersebut

Agar mimpi itu dapat kita baca berulang kali kapan pun dan di manapun kita mau. Apabila kita lupa dan kita sedikit demi sedikit kembali k ke kebiasaan lama. Kita bisa membacanya lagi, dan api semangat pun akan menyala kembali. Yang perlu dilakukan hanya menulis daftar mimpi kita pada secarik kertas dan letakkan kertas itu di tempat yang sering kita liat. Seperti meja belajar atau tempat tidur.
Dengan menulisnya, selain tulisan itu bakal awet (asal engga ilang atau tersapu ke tempat sampah), kelak tulisan itu bisa kita tunjukkan ke anak cucu kita apabila mimpi tersebut bisa tercapai. Asik kan?
Menulis adalah cara paling mudah untuk menigingat.


 3. Kuatkan tekad

Setelah menuliskan cita-cita dan mimpi kita, kita lanjut ke bagian membulatkan tekad. Tanpa adanya tekad yang bulat, mimpi-mimpi itu hanya akan menjadi debu debu yang berserakan di lemari atau meja kita. Menjadi engga berguna. Kuatkan tekad dengan segenap hati dan pikiran dan yakinlah kalo anda bisa dan mampu. Percayalah!
Keyakinan yang kuat akan menghasilkan kekuatan yang kuat. Dan kepercaya dirian dalam menjalani hidup. Tanpa adanya keyakinan kita kan akan menjadi seperti mayat hidup. Sungguh mengerikan.

 4. ACTION
Dan ini adalah tahap terakhir, yang sangat penting dari cara di atas. Action, percuma kita bermimpi seindah indahnya tanpa diikuti tindakan yang mendukung untuk mewujudkan mimpi tersebut. Jangan terlalu banyak berpikir, karna kelak jika kita terlalu banya berpikir, maka pikiran itu akan menjadi seperti bom waktu, akan meledak dengan sendirinya. Berpikir panjang untuk mengambil suatu keputusan memang bagus, karna itu ciri seseorang yang sudah dewasa. Tapi apa kita mau terjebak rasa bingung yang sangat dalam. Kemudian kita ga berbuat apa apa.
Berpikir sejenak dan matang, lalu lakukan saat itu juga. Ya. SAAT ITU JUGA!! Bukan besok, lusa minggu depan, atau sebatang terakhir dulu. Tapi saat ini juga.

5. Melawan rasa malas

Setelah membaca buku-buku tentang motivasi atau buku kepribadian lainnya, biasanya ada semangat yang menggebu gebu datang dari dalam diri. Dan kita jadi bertekad untuk memulainya dan berubah. Lalu bagaimana beberapa hari kemudian?
Biasanya kita lupa dan cenderung bersikap bodo amat sama apa yang kita udah tekadkan dan kita pun kembali ke kebiasan lama kita.
Kenapa seperti itu?
Ini masih menjadi misteri sampai saat ini.
Sesungguhnya malas adalah musuh paling paling berbahaya bagi seluruh umat manusia. Suatu negara bisa hancur dengan mudah apabila orang-orang di dalamnya malas berjuang untuk merebut kemerdakaan atau malas untuk berperang melawan penjajahan.


Kayanya segitu aja dulu deh tips tips yang bisa gue tulis.
Jadi tata cara sederhananya seperti ini:
Tentukan cita-cita dan mimpi --> tuliskan --> bulatkan tekad --> TAKE ACTION.
Kita yang membaca ini pasti udah pada gede, bukan balita yang masih pake popok lagi. Kita tau apa yang terbaik buat hidup kita, kita udah bisa menentukkan mana yang baik dan mana yang buruk buat hidup kita. Kalo udah seperti itu, yang perlu dilakukan hanya mengambil langkah tindakan dengan cara “ACTION”.
Oke, sahabat super. cukup sekian untuk hari ini. Ingat selalu pesan ini ”Anda saat ini, adalah anda yang anda inginkan. Kebebasan berpikir anda, ada pada diri anda sendiri. Teruslah berekspresi untuk hidup yang lebih baik.”
Dan abis ini, gue mau bertapa di gunung sumeru dulu. Daaaa... Salam super.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar