Rabu, 10 Februari 2016

Pentingnya Rasa Malas

Banyak yang baranggapan kalo malas itu suatu hal yang merugikan. Terkadang malas selalu dipandang dengan sebelah mata. Seseuatu yang harus dijauhi. Ya emang sih. Tapi dalam hidup ini seperti dua sisi pisau. Ada sisi yang tajam dan ada pula sisi yang tumpul. Sisi yang tajam tentu saja sisi yang sangat berbahaya, yang dapat melukai, bahkan dapat membunuh. Di lain sisinya, ada sisi yang tumpul. Yang tidak dapat membunuh, bisa dikatakan ini tidak berbahaya.

Dalam hidup pun gitu. Terkadang sesuatu yang kelihatan buruk belum tentu benar-benar buruk. Dan yang terlihat bagus belum tentu benar-benar bagus. Seseungguhnya rasa malas itu penting untuk senantiasa dipelihara. Misalnya...

1. Malas Korupsi
Nah ini! Salah satu sikap malas yang harus diterapkan oleh para pemimpin Negara kita. Bukannya malas-malasan menjalani kewajibannya. Atau malah tidur ketika sidang berlangsung. Sungguh perbuatan yang sangat tidak terpuji. Tapi harusnya bukan oleh para pejabat Negara saja sikap malas korupsi ini harus dipelihara. Tapi untuk semua manusia, dari ruang lingkup yang kecil mau pun yang besar. Dari kedudukan yang rendah mau pun kedudukan yang tinggi. Terutama untuk para siswa atau mahasiswa yang suka nambah-nambahin biaya SPP ke orang tua. Atau para siswa yang suka menggelapkan uang buku LKS.

2. Malas Mencuri
Mencuri adalah perbuatan yang sangat merugikan. Ini sudah jelas. Memang dampak kerugiannya tidak sebesar para pejabat yang suka mengkorupsi uang rakyat.  Misalnya ketika jajan di warung pinggir jalan. Kamu makan gorengan 6 tapi bilangnya cuma makan 4. Pikirin gimana nasib pemilik warung tersebut kalo kamu suka hobi menggelapkan gorengan. Udah Cuma warung kecil. Yang punya pengahasilan engga seberapa. Dan harus membayar pajak pula. Tsk.

3. Malas Selingkuh
Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang tidak pernah puas. Selalu ingin mendapatkan sesuatu yang lebih. Andai dalam dunia romansa tidak ada yang namanya perselingkuhan. Pasti dunia ini akan berjalan tenang dan damai. Buat kalian yang masih suka selingkuh, segeralah bertobat wahai anak muda. Sesungguhnya perselingkuhan itu menandakan ciri-ciri orang yang lemah, karna tidak mampu menjaga komitmennya dengan pasangan. Selingkuh itu gampang. Kenapa engga mencoba hal yang lebih menantang? Setia misalnya.

4. Malas Membunuh
Rasa malas ini patut dipelihara oleh mereka yang punya hobi membunuh dengan sadis. Seperti halnya seorang psikopat. Gue dulu adalah seorang pembunuh. Yang dengan biadabnya  membunuh beberapa ekor nyamuk dengan raket listrik, senjata andalan gue. Tapi sekarang gue udah tobat. Sedikit demi sedikit gue bisa menghilangkan kebiasaan membunuh itu. Sekarang, setiap kali gue kesel sama salah satu yang nyebelin, gue berpikir lagi, mungkin aja nyamuk itu adalah tulang punggung keluarganya. Gimana coba nasib anak dan keluarganya kalo tulang punggung itu kita bunuh, sedih kan?

Itulah beberapa contoh sikap malas yang patut dipelihara dan wajib diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Karna sesungguhnya semua teknologi modern yang kita nikmati saat ini adalah buah pikiran dari orang-orang malas. Contohnya sepeda motor untuk memudahkan transportasi. Padahal jaman dulu sebelum ada motor, orang-orang biasa aja jalan berpuluh-puluh kilometer untuk mencapai tempat tujuannya. Kalo jaman sekarang, mau beli sabun ke indomaret depan gang aja harus pake motor. Dasar pemalas!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar